Minggu, 27 Desember 2015

Balada Kentut
Oleh : Agus Supriyadi

Si kentut merajuk
Baunya enggan menusuk

Mungkin lelah
Karena selalu salah

Sementara ...
Penyebab kentut kian sumringah
Karena bebas dari rasa bersalah

Dan akupun cuma bisa bilang
"Ya wislah wong cilik selalu salah"

Cilacap 27122015
12.15

Jumat, 27 November 2015

Tentang Mungkin
Oleh : Agus Supriyadi

Mungkin ...
Kesedihan tergetir adalah seorang penyair nan mampu merangkai diksi cinta tanpa pernah merasakannya.

Mungkin ...
Kebahagiaan terindah ketika petani menyusun rima tawa dari ladang sederhana, meski tak seorang pun membaca.

Dan mungkin juga ...
Kerinduan terindah adalah aku yang mengenangmu meski tiada

Cilacap, 18102015
Sajak Pendek

Engkau adalah gerimis termanis di sajakku nan puitis
Aku adalah hujan di ujung senja yang bergegas kau tinggalkan

Gerimis dan hujan
Berpelukan tanpa kehangatan

Cilacap 28102015
Untukmu Wanitaku
Oleh : Agus Supriyadi

Pada matamu nan gemintang
Segala resah kan berpulang

Di hatimu nan pualam
Tempat rinduku bersemayam

Wanitaku ...
Aku masih mencintai

Meski menujumu
Adalah jalan tersunyi

Batas Sunyi 0711201

Selasa, 06 Oktober 2015

Senja di Ujung Juli
Oleh : Agus Supriyadi

Mari kita berhitung ...
Berapa banyak remah rindu kita kumpulkan dari puing-puing rasa yang berserakan.
Mungkin sudah cukup untuk kita tampung dalam belanga kenangan.

Entah di purnama ke berapa
Kita buka dan lihat takarannya
Tetapkah utuh atau menghilang semua

Kau pernah berujar
"Aku tak ingin menjadi kenangan, karena perlahan akan terlupakan."

Aku pun menjawab
"Seburuk kenangan, dia akan tetap hadir dalam bilik ingatan."
Tak berapa lama, kita saling menggenggam dan melepaskannya ....

P E R L A H A N
Dan senja pun kian mengelam

Cilacap, 31 Juli 2015
( Di batas sunyi )

Jumat, 02 Oktober 2015

Menanti

Menanti

Di lembar puisi
Penaku tertatih merangkai diksi

Pelan ...
Kucoba menyusun rima
Tanpa nada maupun aksara

Puisiku merupa meski fana
Seperti bayangmu yang tenggelam di ujung senja

Cilacap, 27092015